seperti tirai gerimis
aku membasahimu dengan bulir cintaku
dingin kuyupkan tubuh dan hijabmu
jika engkau suka...
menarilah bagai tarian kanak-kanak
bermain zapin diladang usai musim panen
jika tidak
maka engkau akan menangis dalam dinginnya yang gigil
dan galaunya guruh petir
kalau engkau memberi pilihan
cintaku akan jadi sulur-sulur yang hijaukan rimba hatimu
dan jika engkau biarkan
maka kelak akan sulit membedakan mana dirimu diriku
karena kerimbunannya satukan seluruh nafas kita
setiap hari
aku suburkan ia dengan dendang zikir dan pujian
cintaku (bagian 3)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



kayaknya saya butuh penjelasan banyak nih puisinya...soalnya kalimatnya menurut saya agak berat2 dikit.gimana ?
BalasHapus