Dengarlah deriak hatiku….
Oh…gemeretak yang menusuk-nusuk
Alangkah indahnya pedih itu
Bagai bidadari mati kesepian….
Lalu kemana senyum yang terus membayang
Bagai sampah daun dalam gelombang
Aduhai…manisnya perih hati
Seperti nikmat menuju jalan Sang kekasih
Cicipi jangan sisakan lagi…
Adakah hidup lebih indah diatas rembulan ??
Ya latifu….ya latifu..
kesepian
setengah yakin
Berbaringlah sejenak …..
Ulurkan ujung jari kakimu menghadap jendela..
Kita memang lelah sudah
Bagai mengejar bayang-bayang syetan
Diujung jalan kembali lagi mencari pembenaran…
Biarkan sepoi angin memasuki celah jari lentikmu
memijat syaraf tegang dikepalamu
dan menenangkan sesaat kalbumu
angin dingin akan sampaikan lagi khabar dariku
dan biarlah itu hanya menyentuh dinding-dinding pencakar langit
ketika waktu hampir habis
dan bulan yang tinggal separuh
berbaringlah terus…
abaikan bisik-bisik yang terus berkecamuk
sama-sama setengah yakin
kita akan lanjutkan impian ini
131208
Langganan:
Postingan (Atom)


